Sosialisasi

KPU Go To School: Edukasi Kepemiluan di SMAN 8 Kota Jambi

Jambi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi kembali melaksanakan program edukasi kepemiluan bertajuk “KPU Go To School”, kali ini menyapa para pelajar di SMAN 8 Kota Jambi, Senin, (13/10/25). Kegiatan ini menjadi sarana interaktif bagi para siswa untuk memahami lebih dalam tentang proses penyelenggaraan Pemilu serta pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan demokrasi di Indonesia. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Provinsi Jambi, Iron Sahroni, yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang kritis, bijak dalam menyerap informasi, dan aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi. Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Jambi berharap dapat menumbuhkan kesadaran politik sejak dini dan menanamkan semangat berdemokrasi yang berintegritas di kalangan pelajar. Sebab, masa depan demokrasi yang sehat berawal dari pemilih muda yang cerdas dan bertanggung jawab.

KPU Go To School: Menyapa Siswa SMAN 2 Kota Jambi

Jambi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi kembali melanjutkan program edukasi kepemiluan bertajuk KPU Go To School, kali ini menyapa para pelajar di SMAN 2 Kota Jambi, Senin (06/10/25). Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi siswa-siswi untuk mengenal lebih dekat bagaimana proses Pemilu berjalan serta mengapa partisipasi generasi muda memiliki arti besar bagi masa depan demokrasi. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Provinsi Jambi, Edison, bersama tim, yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Edison mengajak para siswa untuk menjadi generasi yang sadar politik, melek informasi, dan tidak apatis terhadap proses demokrasi di Indonesia. Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Jambi berharap semangat partisipasi dan tanggung jawab berdemokrasi tumbuh sejak di bangku sekolah. Karena masa depan Pemilu yang berkualitas dimulai dari pemilih muda yang cerdas dan berintegritas.

KPU Go To School Hadir di MAN 3 Kota Jambi, Ajak Siswa Siap Jadi Pemilih Pemula Cerdas

Jambi, KPU Provinsi Jambi kembali menyapa generasi muda melalui program KPU Go To School, kali ini bertempat di MAN 3 Kota Jambi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya KPU dalam menanamkan pemahaman tentang pentingnya partisipasi politik sejak dini, khususnya bagi para pelajar yang kelak akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu mendatang, Senin (29/09/25). Turut hadir Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Provinsi Jambi, Edison, bersama tim, yang sekaligus menjadi pembina upacara di hadapan ratusan siswa MAN 3 Kota Jambi. Dalam amanatnya, Edison menyampaikan bahwa peran generasi muda sangat penting dalam menentukan kualitas demokrasi Indonesia. Ia menegaskan bahwa memahami proses pemilu bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai warga negara. Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Jambi berharap para pelajar tidak hanya sekadar mengetahui proses kepemiluan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran untuk ikut berkontribusi aktif dalam menjaga demokrasi. Program KPU Go To School pun menjadi salah satu jembatan penting untuk mendekatkan KPU dengan pemilih pemula, agar nilai-nilai demokrasi semakin kokoh di kalangan generasi Z.

KPU Go to School: Gen Z Disiapkan Jadi Pemilih Cerdas Sejak Bangku Sekolah

Jambi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi terus konsisten menyelenggarakan pendidikan pemilih, khususnya bagi generasi muda yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu mendatang. Melalui program KPU Go to School, KPU Provinsi Jambi hadir di SMAN 12 Kota Jambi pada Senin (22/9/2025) untuk memberikan pembekalan ilmu kepemiluan bagi siswa-siswi. Dalam kegiatan ini, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jambi, Suparmin, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus memberikan materi mengenai kepemiluan. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa melalui partisipasi aktif pada Pemilu. “Pada Pemilu 2029, lebih dari 50 persen pemilih berasal dari generasi Z. Artinya, kalianlah yang akan mendominasi arah masa depan bangsa. Karena itu, sangat penting bagi pelajar untuk mempersiapkan diri menjadi pemilih cerdas,” ujar Suparmin. Selain memberikan pemahaman tentang arti penting hak pilih, KPU Provinsi Jambi juga mengingatkan para calon pemilih pemula agar aktif memastikan diri sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ketika genap berusia 17 tahun. Jika belum, mereka dapat segera melaporkan melalui kanal resmi KPU Kabupaten/Kota, baik melalui media sosial, nomor hotline, maupun alamat email yang tersedia. Salah satu siswa SMAN 12 Kota Jambi, Christoper Zebua, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. “Pesan yang saya dapat dari pembina upacara tadi ialah sekarang saya mengetahui tentang Pemilu dan juga syarat-syarat untuk bisa ikut serta dalam Pemilu,” ujarnya. Suparmin menegaskan, program pendidikan pemilih akan terus digencarkan oleh KPU Provinsi Jambi melalui berbagai kegiatan seperti KPU Go to School, KPU Go to Campus, KPU Go to Pesantren, hingga Bilik Podcast KPU Provinsi Jambi. Semua kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran politik sejak dini serta mendorong terciptanya generasi pemilih yang kritis, rasional, dan berintegritas.

Bangun Generasi Pemilih Berintegritas, KPU Jambi Sosialisasi ke SMAN 9 Kota Jambi

Jambi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi berkomitmen menggelar sosialisasi pendidikan pemilih untuk generasi muda, khususnya pelajar. Melalui kegiatan KPU Go to School, KPU Provinsi Jambi hadir di SMAN 9 Kota Jambi pada Senin (22/9/2025) untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya peran generasi muda untuk menentukan masa depan demokrasi di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Edison, menjadi pembina upacara sekaligus memberikan pesan kepada pelajar. Edison menegaskan pelajar harus aktif berperan dalam menjaga keberlangsungan demokrasi kedepannya. “ Pemilih pemula merupakan kekuatan besar dalam Pemilu mendatang. Suara kalian akan ikut menentukan arah bangsa. Karena itu, jadilah pemilih cerdas, kritis, dan berintegritas,” tegas Edison. Kepala Sekolah SMAN 9 Kota Jambi, Zamroni, menyambut hangat dan menyampaikan apresiasi kehadiran KPU Provinsi Jambi  pada sosialisasi pendidikan pemilih ini. “Kami sangat bersyukur atas kunjungan KPU Provinsi Jambi, sehingga para siswa di SMAN 9 Kota Jambi mendapat pencerahan mengenai arti penting hak pilih dan proses demokrasi di Indonesia, sehingga mereka lebih siap ketika tiba waktunya menjadi pemilih,” ungkap Zamroni. Ketua Osis SMAN 9 Kota Jambi, Denis turut menyampaikan kesannya. Ia mengaku senang dan mendapatkan banyak ilmu baru. “Saya jadi lebih paham kalau demokrasi bukan hanya untuk orang tua saja, tetapi suara generasi muda penting untuk masa depan Indonesia. Sosialisasi ini membuat saya semakin yakin untuk berpartisipasi dalam Pemilu mendatang,” ujar Denis. KPU Provinsi Jambi berkomitmen terus menggencarkan pendidikan pemilih melalui berbagai program, seperti KPU Go to School, KPU Go to Campus, dan KPU Go to Pesantren. Langkah ini diharapkan mampu membentuk pemilih cerdas yang sadar hak dan tanggung jawabnya dalam kehidupan berdemokrasi.

Peran Ormas dalam Mewujudkan Pemilu yang Berkualitas

Oleh : Nur Kholik Pemilihan umum (pemilu) adalah pilar utama bagi sebuah negara yang menganut sistem demokrasi. Organisasi kemasyarakatan (ormas) memiliki peran strategis yang harus dimaksimalkan untuk memastikan partisipasi aktif warga dalam proses demokrasi. Selain itu, ormas juga memiliki peran strategis untuk mendukung pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu politik, serta memfasilitasi forum-forum dialog dan diskusi yang konstruktif antara masyarakat, pemerintah, penyelenggara pemilu, dan peserta pemilu. Dengan infrastruktur dan sumber daya yang dimiliki, ormas dapat memainkan peran strategis dalam proses pemilu, di antaranya sebagai berikut: Meningkatkan partisipasi publik dalam proses pemilihan dengan mengadakan kampanye pendidikan pemilih untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya hak pilih mereka. Berperan sebagai pengawas independen yang memantau pelaksanaan pemilu dan mengidentifikasi pelanggaran. Mereka juga dapat mendorong transparansi dalam pendanaan kampanye politik dan penyelenggaraan pemilu. Penggerak reformasi pemilu dengan mendorong perubahan kebijakan yang memperbaiki proses pemilihan. Dukungan mereka terhadap isu-isu krusial dalam penyelenggaraan pemilu seperti penyederhanaan sistem pemungutan suara dan pembatasan pembiayaan kampanye. Mengedukasi kandidat, partai politik peserta pemilu dan masyarakat tentang pentingnya etika politik yang bersih untuk meminimalkan kampanye negatif, berita hoaks, politik uang, isu sara, ujaran kebencian dan politik propaganda. Mengembangkan program pendidikan politik berkelanjutan untuk membantu pemilih memahami isu-isu kompleks dalam pemilihan. Dengan mengadakan debat terbuka dan forum diskusi, pemilih dapat berinteraksi langsung dengan kandidat. Adalah sebuah fakta sejarah yang tak terbantahkan bahwa banyak tokoh politik, tokoh pergerakan, pejuang kemerdekaan, pahlawan nasional dan masih banyak lagi pemimpin besar negeri ini yang muncul dan tumbuh melalui perjalanan dan kiprah mereka yang dimulai dari ormas, Ormas menyediakan sistem dan infrastruktur yang memungkinkan seseorang untuk tumbuh dan berproses menjadi seorang pemimpin yang berkarakter dan berkualitas, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.Peran ormas dalam pemilu adalah bentuk kontribusi nyata civil society dalam upaya membantu menjaga integritas proses pemilihan dan meningkatkan partisipasi serta kesadaran politik masyarakat Dengan kerja sama yang kuat antara ormas, pemerintah, penyelenggara pemilu, peserta pemilu dan pemilih, kita dapat memastikan proses pemilihan yang lebih adil, transparan, dan demokratis untuk hasil pemilu yang berkualitas.

Populer

Belum ada data.